Salah Kaprah Tentang Ucapan "Minal Aidin Wal Faidzin"


Minal Aidzin Walfaidzin??


Di masyarakat muslim di indonesia sering mendengar/mengucapkan kata yg kaya gitu diikutin dah dengan kata 'Mohon Maaf lahir batin'. kurang lebih seperti ini: “MINALAIDIN WAL FAIDZIN - MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN”. mungkin yang mengucapkan berpikir bahwa Minal Aidzin Wal Faidzin Ini berarti: Mohon Maaf Lahir dan Batin..

Benar kaga sich ?


mari qta Coba perhatiin dan analisa (cieee berat banget dah bahasanya lw ki...) jika dua frase itu diartikan secara menyeluruh dalam bahasa indonesia yg benar: “TERMASUK DARI ORANG ORANG YANG KEMBALI SEBAGAI ORANG YANG MENANG - Mohon maaf lahir dan Batin”. Sepertinya rada ngaco dech, do'a bukan.. salam bukan juga. ( nah loh...)


yang bener lw ki ??.


Cekidot >>penerjemahan makna frase Minal Aidzin Wal Faidzin dalam bahasa Arab berikut: Min, artiinya “termasuk”. Al-aidin, artinya”orang-orang yang kembali” Wa, artinya “dan” Al-faidzin, artinya “ menang”. Jadi makna "Minal Aidzin Wal Faidzin" jika diLebaykan diartikan dalam kai'dah tatabahasa Arab - Indonesia yg benar adalah “Termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan ramadhan) sebagai orang yang menang”.


terus yang bener yg gmn??


“Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied : Taqabbalallahu minnaa wa minkum “Artinya : Semoga Alloh menerima dari kami dan dari kalian” Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah [Majmu Al-Fatawa 24/253].


Dalam 'Al Mahamiliyat' dengan isnad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia berkata : “Para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Alloh menerima dari kami dan darimu)”.



Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] Muhammad bin Ziyad berkata: “Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Ied berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain : 'Taqabbalallahu minnaa wa minka” (Ibnu Qudamah dalam “Al- Mughni” (2/259) IMAM AHMAD menyatakan bahwa ini adalah “Isnad hadits Abu Umamah yang Jayyid/Bagus. Beliau menambahkan : “Aku tidak pernah memulai mengucapkan selamat kepada seorangpun, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku menjawabnya. Yang demikian itu karena menjawab ucapan selamat bukanlah sunnah yang diperintahkan dan tidak pula dilarang. Barangsiapa mengerjakannya maka baginya ada contoh dan siapa yang meninggalkannya baginya juga ada contoh, wallahu a’lam.” [Al Jauharun Naqi 3/320. Suyuthi dalam 'Al-Hawi: (1/81) : Isnadnya hasan].
wa'allahualam...


sooo... Sekarang terserah kamu2 aja yah...


ayem sory nich bukan mw ngajarin, apalagi sok yg paling bener..., saya cuma sekedar bagi ilmu,semoga aja ada manfaatnya yah.



segala yg benar datangnya dari Alloh dan RasuNYA, yg salah dari saya dhoif dan masih merasa miskin ilmu... (via)

2 comments:

Beauty Heart said...
on

ya bener tu om, padahal arti dari minal aidzin wal faidzin sendiri bukan mohon maaf lahir batin. tetapi kembali ke kemenangan. ya mungkin sudah terlanjur melekat dengan gaya bahasa orang Indonesia jadi ya seperti itu, tapi niatnya kan bagus juga meski gak tahu artinya he..

Fahmi Setiawan said...
on

wah dapet pelajaran berharga nih diblog ini :-)

Find It